Saturday, June 29, 2013

MENUNTUT ILMU ALA RASULULLAH

 
Berikut ini adalah beberapa uraian singkat yang merupakan beberapa kaidah dan bekal dasar yang harus dipegang oleh seorang penuntut ilmu yang setidaknya harus diperhatikan agar selamat dari berbagai keracunan dan penyimpangan, yaitu:
 
1.      Ambillah ilmu syar’i dari sumbernya yang jelas dan otentik, yaitu Al-Quran dan As-Sunah. ALLAH Azza Wa Jalla berfirman : “Ikutilah apa yang diturunkan kepada kaidah dari Rabb kalian dan jangan kalian mengikuti para pimpinan selainNya, sedikit kalian mengambil pelajaran dariNya”. (QS. Al-A’raf :3)
2.       Pahamilah Al-Quran sesuai dengan pemahaman salafus shalih yakni para sahabat dan yang mengikuti mereka dari kalangan tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Karena dengan pemahaman salafus shalih lah kita bisa memahami ajaran islami ini dengan baik dan sempurna sesuai dengan yang diinginkan oleh Allah dan Rasulnya. Karena mereka adalah generasi terbaik umat ini yang telah mendapatkan jaminan atas kredibilitas mereka dihadapan ALLAH dan RasulNya.  Bukan hanya itu bahkan Allah SWT telah menunjukkan keridhoannya atas mereka semua dalam QS. AT- Taubah : 100). Rasulullah bersabda: sebaik-baik manusia adalah generasiku kemudian yang setelah mereka dan setelah mereka”(HR. Bukhari Muslim). Tidak diragukan lagi bahwa kebenaran itu bersama mereka dan itu sangat wajar karena mereka adalah orang yang paling tahu mengenai agama ini setelah Nabi. Karena mereka menyaksikan sendiri dimana, kapan, dan bagaimna turunnya.
3.      Waspadaiah  para ulama/da’i jahat yang sesat dan menyesatkan. Yaitu para ulama dan da’i yang membawa ajaran yang menyimpang dari aqidah islam yang murni serta menyebabkan pemikiran dan keyakinan yang menyimpang tersebut ditengah umat. Diantara ciri-ciri mereka adalah yang suka berda’i dengan ayat-ayat yang begitu jelas maknanya untuk bisa mereka tafsirkan semau kehendak mereka dengan tujuan untuk menyebabkan fitnah dan menyesatkan umat.
4.      Pilihlah guru yang dikenal berpegang teguh kepada Sunnah Nabi dalam Aqidahnya, ibadahnya, akhlaknya dan amalannya. Karena seeorang harus mengetahui dari siapa ia akan mengambil ilmu agamanya  serta berhati-hati dalam masalah ini. “Sesungguhnya ilmu ini adalah agama aka lihatlah dari siapa kalian mengambil agama kalian”. (HR. Muslim). Oleh karena itu , sudah seharusnya bagi kita memperhatikan dengan siapa kita bergaul dan yang paling penting adalah kita juga harus memperhatikan dari siapa kita akan mengambil  ilmu agama kita.  By : Dinasti Luksana

No comments:

Post a Comment