Thursday, August 1, 2013

KEKUATAN IMPIAN JADI DOA



Dalam menjalani hidup ini kita jangan sampai seperti air yang mengalir. Air yang mengalir hanya mengikuti arus saja, tak pernah punya tujuan. Seperti kita dalam menjalani hidup, jangan sampai mengikuti arus. Hidup kita hanya meniru orang lain, mengikuti kemana mereka berjalan. Orang yang seperti ini sama saja dengan air yang mengalir diatas daun talas, alias orang yang tidak punya pendirian. Lalu bagaimana seharusnya kita sebagai seorang muslim menyikapi hal ini? Tentu saja dengan menetapkan yang namanya tujuan hidup. Misalnya waktu kecil kita pernah ditanya soal yang namanya cita-cita. Pada waktu kelas 1 SD ketika ditanya soal cita-cita kita biasanya menjawab ingin jadi dokter. Kelas 2 SD ditanya lagi soal cita-cita kita berubah pikiran ingin jadi perawat. Kelas 3 SD ditanya lagi soal cita-cita berubah lagi ingin jadi guru, ditanya lagi berubah lagi dan seterusnya. Akan tetapi itu adalah jalan pikiran kita dulu, usia SD. Nah kalau sekarang masak kita tetap sama dengan anak SD. Jalan pikiran kita pun seharusnya berubah menjadi lebih baik.

 Begitu juga mengenai tujuan hidup kita. Tidak boleh meniru anak SD yang suka gonta-ganti cita-cita. Itu sama saja kita hanya mengikuti arus. Kalau teman kita ingin jadi dokter kita juga ingin jadi dokter. Kalau teman kita ingin jadi guru kita berubah lagi ingin jadi guru. Oleh karena itu kita perlu yang namanya tujuan hidup. Nah kalau kita sudah punya tujuannya maka kita pasti punya target-target dalam mencapai tujuan hidup kita. Lalu target kita apa saja? Nah hal tersebut yang perlu kita pikirkan sekarang. Kalau hidup kita dipenuhi dengan target-target yang akan dicapai, kita tidak akan mudah terseret arus, tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. (Hehehehe lirik lagu kali ya). Lalu sudahkah kalian punya target yang harus dicapai? Bagi yang sudah selamat, kalian tinggal berusaha untuk mencapai target tersebut. Akan tetapi bagi yang belum, ini saatnya kalian harus mulai menuliskan target tersebut. Dalam waktu kurang lebih 1 jam bisakah kalian menuliskan 100 target dalam hidup yang hendak dicapai? Tuliskan semua target yang akan kalian capai diselembar kertas. Target tersebut merupakan target yang hendak kalian capai dalam waktu dekat sampai target yang akan kalian capai dalam jangka waktu yang lama. Misalnya jika kalian seorang pelajar SMA maka target dalam waktu dekat yang hendak kalian capai adalah lulus ujian nasional dengan NEM tertinggi. Kemudian jangka panjangnya kalian bisa menuliskan tentang universitas yang ingin kalian tempati dan pekerjaan apa yang akan kalian lalui besok, sampai urusan kriteria jodoh yang kalian harapkan boleh juga hehehe. Yang perlu diingat, target disini bukannya mau mendahului ketetapan Allah, akan tetapi lebih pada impian yang perlu kita miliki. Tetapi impian bukan sekedar mimpi yang terjadi saat kita tidur, tetapi impian yang harus kita wujudkan.
Dengan target yang telah kita tuliskan tadi, bacalah disetiap harinya. Kalau perlu ditempelkan didinding kamar atau dimana saja yang bisa kalian lihat kapan saja. Sehingga jika kita punya banyak target yang banyak, kita jadi semangat untuk berusaha mewujudkannya. Terutama dengan usaha dan juga doa atau ikhtiar. Intinya adalah tawakal yaitu berserah diri pada Allah setelah berusaha. Dengan berikhtiar bukan berarti kita pasrah lalu berdiam diri.
 Oleh karena itu kita perlu memiliki mimpi yang kuat. Mimpi atau impian kita yang kuat ini akan jadi doa yang akan mewujudkan semua target yang telah kita tuliskan. Jika mimpi kita kuat dan punya keyakinan yang kuat akan tercapainya mimpi itu pasti target-target kita akan tercapai sdikit demi sedikit. Bandingkan target kita yang telah kita tuliskan dengan tercapainya satu persatu target tersebut, kemudian lihatlah dari 100 target itu berapa target yang bisa kalian capai. Dengan target-target yang telah kita buat ini, kita akan selalu semangat dan tidak akan mudah menyerah dalam berusaha mewujudkannya. Setiap kali kita merasa kesulitan dan mengalami hambatan dalam mewujudkan target itu, lihat dan baca kembali semua daftar target yang telah kita buat, maka kita akan kembali bersemangat dalam mencapai semua target tersebut. Akan tetapi dalam mencapai target tersebut mungkin ada beberapa target yang tidak bisa tercapai. Hal tersebut wajar karena mungkin Allah mempunyai rencana yang lebih baik untuk kita.
Seperti yang tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 216 berikut ini, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; ALLAH SWT mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS. Al Baqarah: 216). Dari potongan ayat tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa kita tidak boleh terlalu bersedih jika target kita belum atau tidak tercapai. Bisa jadi jika target tadi tercapai malah belum tentu baik untuk kita, karena Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk kita. Jadi tetap semangat dan jangan putus asa. Keep istiqomah dan husnudzon ya guys! : D       


(Utita Agustina)


No comments:

Post a Comment