Hore bulan Ramadhan telah lewat
beberapa hari, masih full kan puasanya sobat ?. alhhamduliilah kalau full,
kalau yang belum tetap semangat ya. Ramadhan ini kalau ga salah bertepatan
dengan kenaikan kelas kan. Tetep semangat belajar ya sobat-sobat. Momen kenaikan
kelas ini pasti terasa untuk sobat-sobat yang dahulu menjadi adik kelas
sekarang menjadi kaka kelas yang lebih tinggi lagi kan (dan tidak mungkin
sebaliknya yaitu turun kelas kan, hehe). Tahu ga sobat-sobat, walaupun sekarang
ini bukan ulaang taun sobat-sobat tapi ngerasa ga kalau umur sobat sudah tambah
tuwa lho (walau pun tak se tua mbah Romo sih). Nah, kalau semakin tambah tua
kan otomatis catatan Malaikat Rokib atau Atit semakin banyak kan ?, lha
sekarang tinggal catatan mana yang lebih banyak dan terus bertambah.
Ada pepatah yang berbunyi “kalau hari ini sama dengan atau lebih buruk
dari hari kemaren marka engkau merugi, tapi jika hari ini lebih baik dari hari
kemaren maka beruntunglah engkau”. Nah sekarang ayo kita lihat pada diri kita
masing-masing jadi yang beruntung atau
yang merugi ?. kalau dilihat dari makna katanya “Naik” kan otomatis kea rah yang
lebih baik, jadi yuk kita bener-bener naik, bukan Cuma naik di bidang formal
persekolahan tapi juga akhlak kita. Sobat-sobat tau ga bahwa manfaat dari
meningkatnya akhlak kita itu ada banyak lho. Ada manfaat yang bisa kita petik
di dunia, ada pula yang bisa kita petik di akhirat.
Manfaat di dunia akan kelihatan
atau terasa di perasaan (hati) sobat-sobat. Akhlak yang senantiasa memperbaiki
diri itu otomatis akan tenang, cerdas menghadapi serta menyelesaikan masalah ,
terhindar dari setress. Ciyuss?!, ciyuss 100% Sob. Orang yang pintar memanage
perasaan dan tingkahnya sudah barang tentu begitu karena itu berkaitan dengan
syaraf utama kita yaitu otak. Untuk pertanyaan biologisnya silahkan Tanya pak
dokter dan psikolog ya, karna nanti akan panjang beud kalau dijelaskan disini,
hehe. Untuk manfaat di akherat itu sangat besar lho sobat, dan yang paling
mantabbbsss adalah Jannah (Surga). Kan mana mungkin surge itu dihuni oleh
orang-orang yang tak berakhlak. Untuk gambaran surga pokoknya lebih indah dari
dunia ini dan seisinya. Mau. . mau. . mau ? makanya bersikap baik dan terus
memperbaiki diri. Kalau ga percaya tanya mbah Romo aja deh.
Yuk bahas kerugiannya. Untuk kerugiannya
ada banyak juga lho sobat, kerugian di
dunia dan di akhirat. Untuk di dunia selain kerugian secara sosial, sobat juga
bakalan rugi secara bentuk fisik. Dari sisi sosial sobat-sobat otomatis akan
dijahi temen-temen entah di sekolah atau di masyarakat. Selain dijauhi sobat
juga berpeluang terjerumus di ranah maksiat lho (Nangudzubillah) dan masa muda
sobat akan sangat merugi banget. Jangan sampai ya sobat-sobat mah jadi pemuja
dunia yang fana ini. Jadi kalau sobat bnyak masalah dan terasa kok tertekan dan
lain-lain, curhat aja sama mbah Rama, insyaAllah beliau bisa membimbing sobat. Nah
untuk kerugian fisik, adalah salah satunya dapat menyebabkan darah tinggi kalau
kebanyakan marah, babak belur kalau kebanyakan berkelahi dengan emosi di luar
ring, dan lein lain. Untuk kerugian akhiratnya sudah tahu kan ? yap bener,
Neraka. Sobat-sobat tau ga hukuman paling ringan dineraka itu seperti apa? Hukuman
paling ringan di neraka itu adalah seseorang di tancapkan pada tiang besi besar
yang panas menyala dan terus mengeluh tanpa henti karena saking beratnya
hukumannya. Nangudzubillah, semoga kita senantiasa dijauhkan dari api neraka. Amiin
ya Robb. Yah cukup sekian ya artikel kali ini, see you. . :D
(Shiroichi)
(Shiroichi)
Picture By: redaksi.luwuraya.com

No comments:
Post a Comment