Wah sudah lama ya nggak
posting artikel di web ini, semoga sobat-sobat ga kangen dan terlalu lama
menunggu ya, hehe. Dilihat dari judulnya sobat-sobat mengira artikel ini
berkaitan dengan belanja-belanja ya ? tapi sayang sekali artikel ini tidak
membahas bab belanja atau kiat menawar barang.
Yang dimaksud dalam judul diatas
adalah soal sunah. Sunah itu laksana barang obral, bedanya kalau obral bayarnya
dengan uang tapi sunah bayarnya dengan waktu.
Sungguh miris apabila
ditilik dari fakta saudara-saudara kita sesama muslim saat ini. Kebanyakan dari
mereka apabila diajak untuk mengerjakan sunah mereka serasa ogah atau mungkin
gengsi. Contoh saja apabila kita mengajak teman kita sholat duha, kebanyakan
mereka akan menjawab “duluan saja nanti aku nyusul” (padal nanti juga ga
nyusul-nyusul), bahkan juga ada yang bilang “kan cuma sunah” (astaghfirullah,
bocah jaman saiki jan).
Memang benar yang kita bahas ini adalah sunah, tapi
ingatkah sobat-sobat bahwa sunah yang sangat ringan pun dapat menyebabkan salah
satu sahabat Rasul yaitu Bilal trompahnya (kalau ga salah bahasa lainnya sandal
teklek) terdengar di surga, subhanallah.
Sebenarnya apa beratnya
sih menjalankan sunah ? sunah sholat lail kan Cuma bangun sebentar pada
sepertiga malam trus sholat sebentar dan bisa tidur lagi, sunah untuk sholat
duha kan Cuma butuh waktu 5-10 menit di pagi hari (bisa dilaksanakan ketika
istirahat pertama) trus bisa jajan deh, dan banyak sunah lain yang hanya
memakan waktu sedikit dan tidak mengganggu kehidupan sobat juga kan ? soo
kenapa harus besok kalau sunah yang dapat mengantarkan kita pada jannah-Nya dapat
kita kerjakan saat ini juga. Semoga menginspirasi. , :D
Shiroichi.

Yupz....ada hadist yang panjang itu lho. Aku lupa di sertakan juga bagus.
ReplyDeleteJustru sunah itu malah yang mendekatkan kita kepada cinta Allah karena sunah itu suka rela. Bukan terpaksa kayak wajib.
Cmiiw