Thursday, May 22, 2014

HARI GINI LULUS MASIH CORAT-CORET ?

 

Alhamdulillah nih sob ujian nasional sudah berlalu. Gimana kemaren rasanya ngerjain ujian nasional ? deg2an ? grogi ? takut ?, tapi pasti sekarang sudah sangat lega ya. Di tingkat SMA sederajat pun sudah diumumkan kelulusannya, tinggal menunggu yang tingkat SMP dan SD. Ketika mendengar anaknya lulus pasti orang tua kalian pada senang. Selamat ya sobat-sobat.
 
Corat-coret baju, tradisi perayaan lulusan sekolah yang sering dilakukan pelajar Indonesia. Perasaan senang biasanya tercampur aduk bersama teman ketika diumumkan lulus. Kadang tangis pun pecah karena saking senangnya. Ketika lulusan, pelajar biasanya sudah menyiapkan cat, pilok, spidol, atau lain sebagainya untuk menulis kenang-kenang di fasilitas sekolah atau dipakaian seragam sekolah. Untuk kenang-kenagnan jika di tanya kenapa mereka melakukannya. Tapi bukankah akan lebih beranfaat jika tidak melakukannya ? lho, lha nanti kita tidak ada kenang-kenangan dong, trus seragamnya mau di apain kalau tidak dicorat coret.
Tidak ada manfaatnya sragam kita setelah kita lulus, itu adalah pemikiran bagi sebagian pelajar, tapi itu salah. Jika kita tengok sekolah yang lumayan terpelosok dari sekolah kita, seragam adalah barang yang mewah. Kenapa tidak kita sumbangkan saja ke sana ? lha repot harus mencari nih. Ya sudah, tidak usah jauh-jauh, tengok saja adik kelas kita atau tetangga kita, pasti ada yang masih membutuhkan seragam itu kan ? oh iya ya, tapi kalau tidak ketemu bagaimana ?. kalau tidak ketemu, usul saja kepada guru BK atau guru yang lain untuk menginformasikan pengumpulan sumbangan sragam sekolah agar dapat disumbangkan ke panti asuhan atau sekolah terpelosok.
Lha terus untuk kenang-kenangan lulusan bagaimana ? kan ada barang lainnya kan, foto bisa, atau barang-barang lain kan ada yang tidak menimbulkan kemubadziran. Bukankah yang terpenting dari kenangan itu bukan barangnya tapi kenangan dan orangnya. Selama sekolah kita masih, ingatan kita masih, dan teman kita masih hidup kapanpun kita masih bisa mengenang masa sekolah kita. Masa sekolah memang sangat indah, coba bayangkan lebih bangga mana sobat jika besok ditanya anaknya. “pak/buk dahulu ketika lulusan bapak ngapain ?”, apakah sobat lebih bangga menjawab “bapak/ibu corat-coret dan konvoi ugal-ugalan di jalan nak” atau “bapak menyumbangkan sragam bapak untuk anak yang membutuhkan dan bersyukur di masjid atas kelulusan bapak/ibu”
Kalau begitu kita tidak bisa asik-asikan dong ketika lulusan ?. ada cara lain kok selain mencoret-coret baju sehingga menjadi barang mubadzir. Kan kita bisa melakukan hal yang lain seperti melakukan futsal satu angkatan, wisata, syukur-syuur dan sangat bagus jika dirayakan dengan syukur kepada Allah SWT,,, itu baru pelajar jempolan... :D.
Oh iya sobat-sobat tidak lupa mengucap syukur ketika diumumkan lulus ?

No comments:

Post a Comment